Tentukan Jenis Kulit Anda

Semua tips kecantikan di mana pun pasti menyarankan untuk memilih produk perawatan kulit yang sesuai dengan jenis kulit. Pernah merasa bingung menentukan jenis kulit sendiri? Normal, berminyak, kering, atau kombinasi? Temukan cara menentukan jenis kulit dengan langkah-langkah ini:

  1. Bersihkan wajah Anda dari make up terlebih dahulu, kemudian lanjutkan dengan mencuci muka dengan sabun muka untuk mengangkat minyak dan kotoran. Pastikan wajah Anda bersih dan segar.
  2. Tunggu selama dua jam tanpa mengaplikasikan produk apa pun pada kulit. Hal ini dilakukan untuk mengembalikan kondisi alami kulit Anda.
  3. Teliti apa yang terjadi pada kulit Anda setelah dua jam dan perhatikan kondisinya. Apa yang Anda lihat? Cocokkan dengan karakteristik kulit yang di bawah ini.

Kulit Normal

Setelah melakukan langkah-langkah di atas, kulit normal biasanya tidak mengalami pengelupasan atau berminyak. Kulit jenis ini cenderung tetap halus dan tidak menunjukkan gejala apa pun sehingga seringkali membuat orang lain iri. Jika Anda beruntung memiliki jenis kulit normal, pilih produk perawatan atau make up yang ringan. Jangan berikan produk dengan formula yang terlalu kental atau berat.

Kulit Berminyak

Dua jam setelah membersihkan muka, kulit berminyak akan terlihat memantulkan lebih banyak cahaya karena produksi minyak yang lebih banyak dari kulit lainnya. Selain itu, Anda akan menemukan sedikit rasa ‘lengket’ saat menyentuh kulit wajah. Anda yang memiliki jenis kulit ini pastinya sudah akrab dengan munculnya jerawat yang tidak diinginkan. Tetapi jangan khawatir, produk-produk dengan tekstur gel dan cair diciptakan khusus untuk kulit Anda. Pastikan juga Anda menghindari tekstur emulsi yang cenderung ‘berat’ untuk kulit berminyak.

Kulit Kering

Berlawanan dengan kulit berminyak, jenis kulit kering justru akan terasa seperti ‘ditarik’ setelah melakukan langkah-langkah di atas. Tidak jarang kulit jenis ini mengalami pengelupasan. Pelembab sudah jadi sahabat sejati untuk Anda yang memiliki kulit kering. Bagaimana tidak? Melupakan produk yang satu ini bisa jadi malapetaka besar untuk kulit kering. Produk terbaik baginya adalah yang mengandung nutrisi dalam bentuk lotion atau krim. Lebih baik lagi apabila produk tersebut dilengkapi dengan bahan-bahan anti iritasi.

Kulit Kombinasi

Menemukan karakteristik kulit di atas pada wajah Anda? Anda jelas-jelas memiliki jenis kulit kombinasi. T-Zone Anda memiliki karakterisik kulit berminyak, sedangkan karakteristik kulit kering dan normal ditemukan pada bagian lainnya. Lalu apakah kulit kombinasi harus dirawat dengan produk yang berbeda? Tentu saja! Berikan produk berbentuk gel atau cair pada daerah berminyak, sedangkan daerah yang kering dapat Anda rawat dengan produk lotion atau serum yang ringan.

 

Tips: Kulit berminyak Anda belum tentu sama dengan kulit berminyak yang lainnya. Begitu juga jenis kulit lainnya. Setiap orang memiliki kulit dengan keadaan yang berbeda satu sama lain. Karena itu, produk yang baik bagi seseorang belum tentu baik untuk kulit orang lain yang berjenis sama. Walau pun ulasan produk sangat membantu kita dalam mencari produk, pilihlah produk perawatan yang mampu memberikan apa yang kulit Anda butuhkan, bukan produk yang memiliki hasil baik pada orang lain.

Serba Serbi Kulit Berminyak

Kulit berminyak barangkali menjadi polemik kulit paling sering dikeluhkan setelah jerawat. Masalah yang satu ini memang tidak bisa ditumpas secara permanen karena dengan kulit jenis inilah Anda dilahirkan. Selain jumlah produksi minyak yang berlebihan, ciri-ciri dari kulit jenis ini adalah berpori besar dan rentan berjerawat.

Jika niat Anda adalah untuk menangkis minyak dari wajah, Anda perlu berpikir ulang. Pada awalnya kulit memang terasa bebas minyak, tapi pada akhirnya masalah minyak ini akan menjadi lebih parah. Yang harus kulit Anda hindari adalah bahan-bahan seperti menthol, mint, eucalyptus, serta jenis bahan yang menyumbat pori-pori. Selain itu, pastikan Anda memilih produk yang berformula ringan yang berbentuk cair, gel, dan bukan krim.

Lantas bagaimana perawatan yang harus dilakukan mereka yang memiliki kulit berminyak? Simak langkah-langkahnya di bawah ini.

  1. Membersihkan

Gunakan pembersih berformula ringan dan pastikan Anda membilasnya tanpa sisa. Hindari penggunaan scrub atau kuas pembersih yang berbulu kaku. Jika Anda suka menggunakan lap muka atau kuas, pastikan permukaannya sangat lembut.

 

  1. Toning

Pilih toner dengan kandungan yang mendorong regenerasi kulit, memberikan energy pada kulit, mengurangi tampilan pori-pori, serta mampu mengangkat sisa kosmetik yang masih tertinggal.

 

  1. Eksfoliasi

Karena sifatnya yang mudah tertutup oleh tumpukan kulit mati, eksfoliasi menjadi perawatan yang penting dilakukan pada  kulit berminyak. Pilih produk eksfoliasi yang lembut namun mampu mengangkat kotoran pentumbat pori-pori sekaligus mengurangi minyak pada wajah.

 

  1. Perlindungan dari matahari

Apapun jenis kulit Anda, langkah yang satu ini haram untuk dilewatkan. Tabir surya bukan hanya mencegah penuaan dini dan membantu mencegah kanker kulit, tapi juga mencegah masalah kulit Anda menjadi lebih parah. Untuk kasus ini, Anda harus berani coba-coba sampai akhirnya mendapatkan tabir surya yang tidak membuat kulit tambah berminyak.

 

  1. Hidrasi

Gunakan serum atau gel ringan yang melembabkan serta meregenerasi kulit. Lakukan langkah ini di malam hari dengan produk yang bebas dari bahan penyumbat pori namun mengandung antioksidan.

 

  1. Serap minyak berlebih

Langkah tambahan ini bertujuan untuk meminimalisir tampilan berminyak pada wajah Anda. Gunakan primer yang mampu menyerap minyak sebelum mengaplikasikan kosmetik pada wajah. Selain itu, masker yang menyereap minyak dapat juga dijadikan pilihan.

Pentingkah Menggunakan Toner?

Jika Anda adalah salah satu orang yang kurang memperhatikan langkah-langkah membersihkan wajah, kini waktunya bagi Anda untuk membaca artikel yang satu ini. Atau mungkin beberapa dari Anda sedang mengalami masalah kulit yang disebabkan oleh kondisi kulit yang kurang bersih, padahal Anda merasa sudah melakukan yang terbaik. Yakin semua kotoran dan kulit mati yang ada pada kulit Anda sudah diangkat tuntas ketika Anda membersihkannya?

Sejak beberapa tahun silam, tren double-cleansing menjadi marak di Indonesia. Metode membersihkan wajah dari Asia bagian Timur ini diklaim membersihkan wajah lebih baik dibandingkan metode biasa, yang biasanya terbatas pada langkah basuh-cuci-bilas. Ide utama double-cleansing adalah menghapus make up terlebih dahulu menggunakan pembersih make up dan dilanjutkan dengan membersihkan dengan pencuci muka. Tidak berhenti sampai di situ saja, setelah itu wajah diusap dengan kapas yang telah dibasahi toner. Haruskah kita melakukan proses pembersihan sebanyak itu?

Menghapus make up dan mencucinya dengan sabun muka mungkin sudah jadi hal yang lumrah bagi sebagian besar orang. Namun bagaimana dengan toner? Sebenarnya, penggunaan toner dimaksudkan untuk mengangkat kotoran dan residu yang tertinggal setelah membersihkan muka. Karena tahap sebelum toner memang belum bisa menjamin kebersihan wajah. Kulit wajah yang tidak bersih secara menyeluruh bisa mengurangi efektivitas produk-produk perawatan kulit yang Anda aplikasikan. Semakin bersih kulit Anda, semakin banyak nutrisi dan vitamin yang bisa diserap olehnya.

Walaupun diformulasikan untuk tujuan tersebut, toner juga dilengkapi dengan bahan-bahan yang berkhasiat untuk kulit. Karena itu pun jenisnya beragam. Ada yang untuk melembabkan, meringkas pori-pori, atau khusus untuk kulit sensitif.  Jadi, jika Anda bertanya apakah menggunakan toner penting atau tidak? Jawabannya ya! Sudah saatnya Anda menambahkan langkah perawatan yang satu ini dalam kebiasaan harian Anda.

 

Manfaat Masker Wajah

Penggunaan masker wajah pasti jadi salah satu ritual kecantikan favorit wanita di mana pun. Dengan berbagai macam formulasi yang diciptakan untuk berbagai masalah kulit berbeda, entah untuk melembabkan, mengurangi minyak berlebih, merawat kulit berjerawat, atau mencerahkan, masker wajah adalah perawatan praktis yang memberikan hasil riil. Lalu apa sajakah manfaat menggunakan masker bagi kita? Simak artikel ini terus!

Melengkapi rangkaian perawatan kulit Anda

Masker tidak hanya menghadirkan nutrisi dari dalam formulanya sendiri, tetapi juga membantu produk perawatan kulit lainnya untuk bekerja lebih efisien. Apabila Anda ingin krim perawatan atau serum diserap kulit dengan cepat dan mendalam, penggunaan masker harus masuk ke dalam daftar wajib perawatan Anda. Dengann melakukan masker wajah secara rutin, produk-produk perawatan wajah lainnya akan memberikan hasil lebih cepat dan nyata.

Membantu membersihkan wajah

Mencuci muka memang membuat wajah Anda bersih dari kotoran, make up, minyak, dan segala jenis zat berbahaya dari permukaan kulit. Tapi ternyata menggunakan masker akan membersihkan wajah Anda lebih dalam lagi. Namun tentunya Anda harus memilih masker yang tepat terlebih dahulu, yaitu yang bisa mengangkat kotoran yang bersembunyi di bawah lapisan teratas epidermis.

Membantu mengangkat kotoran penyumbat pori

Kita semua tahu betul bagaimana kotoran yang terperangkap dalam pori-pori bisa tersangkut dalam pori-pori dan berkembang bersama bakteri. Jika bakteri ini dibiarkan bertumbuh, sudah pasti jerawat satu dan yang lainnya akan merusak penampilan Anda. Penggunaan masker wajah secara rutin akan membantu permukaan kulit Anda bersih dan mencegah tersumbatnya pori. Yuk, mulai jadwalkan penggunaan masker setiap minggu!

Menjadikan kulit bersinar

Masker dapat membantu menstimulasi peredaran darah. Saat masker mengering atau mengeras pada kulit lalu pada saat pembersihan masker, pembuluh darah pada kulit membesar. Karenanya, warna kulit Anda menjadi lebih sehat dan bersinar. Belum lagi kulit juga terasa lebih lembut dan segar. Tidak sabar kan untuk membuktikannya sendiri?

Sebagai cara relaksasi

Masker tidak hanya berefek langsung pada kulit tapi juga pada psikologis Anda. Wewangian yang melengkapi masker memberikan efek terapi dengan cara menstimulasi indra penciuman Anda. Ini dia mengapa banyak yang menganggap ritual menggunakan masker sebagai kegiatan yang ‘wah’ atau bahkan mewah. Tidak ada salahnya memanjakan diri Anda dengan perawatan yang satu ini. Siap memakai masker wajahmu sekarang?

Kebiasaan Buruk Saat Merawat Kulit

Sudah melakukan berbagai macam perawatan kulit tapi hasil yang Anda dapatkan adalah kulit kusam, kasar, dan penuh masalah? Jangan-jangan cara perawatan yang Anda lakukan tidak tepat. Simak kebiasaan-kebiasaan buruk saat merawat kulit di bawah ini dan pastikan Anda tidak melakukannya lagi mulai sekarang!

Produk iritan

Ada produk yang sudah Anda idam-idamkan sejak lama dan suatu saat Anda berhasil mendapatkannya. Setelah menggunakan, kulit Anda malah menunjukkan tanda-tanda iritasi, kemerahan, dan sensitif. Karena merasa sayang, Anda tetap melanjutkan penggunaan produk tersebut dan berharap kulit Anda akan merasa ‘terbiasa’ pada akhirnya. Seharusnya Anda menghentikan penggunaannya sejak awal dan menelaah kandungan bahan apa yang membuat kulit Anda mengalami iritasi. Pastikan di kemudian hari Anda tidak membeli produk dengan kandungan serupa.

Serba ekstrem

Sebagian besar tips menyarankan untuk membasuh wajah dengan air hangat sebelum mencuci muka lalu membilasnya dengan air dingin. Tetapi yang dimaksud di sini jelas-jelas bukan air panas dan air sedingin es. Bukannya memberi khasiat, suhu yang ekstrem ini akan memberi kerusakan pada kulit seperti kemerahan dan jerawat yang tahan lama. Hindari juga menggunakan gerakan membersihkan dan handuk yang lembut.

Terlalu lama

Semua yang berlebihan pasti tidak baik. Terlalu lama membersihkan wajah atau merendam badan saat mandi dapat membuat kulit Anda stres. Kegiatan semacam ini mengurai lipid pada kulit sehingga mencegah kulit menjaga kandungan-kandungan yang justru dibutuhkannya.

Terlalu banyak

Hampir sama dengan poin sebelumnya, kali ini kita berbicara soal jumlah penggunaan. Bahkan produk dengan kandungan yang tepat untuk kulit Anda bisa berbalik merusak saat penggunaannya berlebihan. Cara terbaik adalah mengikuti petunjuk penggunaan yang tertera pada produk atau mungkin melakukan eksperimen untuk mencari kadar yang tepat untuk kulit Anda. Di saat kulit terasa terlalu kencang, kemerahan, mengelupas, atau sensitif ini lah Anda harus berpikir ulang: apakah Anda telah menggunakan terlalu banyak?

Melupakan tabir surya

Tahukah Anda produk terbaik untuk menghindari penuaan dini? Tabir surya! Sayangnya, masih banyak sekali orang yang melewatkan kebiasaan baik yang satu ini. Padahal ekspos cahaya matahari adalah penyebab nomor 1 dari penuaan dini termasuk keriput, kendur, dan warna kulit yang tidak merata. Tabir surya harus masuk di dalam daftar wajib siapa pun dan dipakai rutin setiap hari tanpa terkecuali.

Tipe Rambut dan Cara Perawatannya

Sama seperti manusia, rambut memiliki karakter uniknya masing-masing. Rambut lurus, bergelombang, atau pun keriting, semuanya bisa memancarkan keindahan jika dirawat dengan cara yang sesuai. Praktekkan cara-cara perawatan untuk masing-masing tipe rambut di bawah ini dan katakan ‘halo’ pada rambut indah Anda!

Rambut Lurus

Rambut lurus cenderung ‘jatuh’ dengan indah dan bercahaya karena memiliki kandungan minyak alami di setiap helai rambut. Beruntunglah Anda jika memiliki tipe rambut yang lembut dan halus seperti ini. Masalah yang biasa dialami rambut lurus antara lain adalah kurangnya volume dan minyak berlebih. Untuk mensiasatinya, sisir rambut Anda dengan sisir bergigi kecil agar minyak terdistribusi dengan baik Serta cuci rambut Anda setiap hari. Untuk perawatan tambahan, gunakan creambath setiap sebulan sekali.

Cara penataan rambut terbaik untuk rambut lurus? Gunakan hairspray ketika rambut terasa lepek. Bantu dengan hairdryer dengan cara menggunakannya dari ujung rambut ke atas agar rambut mendapatkan volume yang cantik.

Produk terbaik untuk Anda: Sari Shampoo Strawberry  dan Sari Creambath Lidah Buaya

Rambut Bergelombang

Sebagai kombinasi dari rambut lurus dan keriting, rambut bergelombang biasanya terlihat lurus dengan ikal pada ujungnya. Tipe rambut ini cukup fleksibel dan mudah untuk ditata, entah itu diluruskan, dibiarkan bergelombang, atau dikeriting. Kekurangannya, tipe rambut ini berisiko kusut, berminyak pada kulit kepala, namun kering pada ujungnya.

Rambut jenis ini paling baik dicuci dua hari sekali dan creambath dua kali sebulan. Penggunaan conditioner tanpa bilas dan minyak alami pun disarankan sebagai perawatan tambahan. Rambut bergelombang sangat mudah untuk ditata. Diluruskan, dikeriting, atau dibiarkan bergelombang, semuanya bisa Anda lakukan sesuai keinginan.

Produk terbaik untuk Anda: Sari Minyak Kemiri dan Sari Creambath Mutiara Spa

Rambut Keriting

Karakteristik utama rambut keriting adalah bervolume dan bouncy. Yang membedakan rambut keriting yang satu dengan yang lain adalah ketebalannya, sedangkan tantangan yang biasa dihadapi adalah kusut dan kekeringan. Rambut bertipe keriting disarankan untuk keramas dua kali seminggu karena kegiatan ini mengurangi kelembaban alami rambut. Berikan juga perawatan dengan conditioner yang mengandung pelembab.

Creambath bisa dilakukan sekali seminggu, sebaiknya sehari sebelum Anda keramas agar rambut tetap lembut. Untuk penataan, gunakan spray pelindung sebelum dan sesudahnya.

Produk terbaik untuk Anda: Sari Shampoo Jasmine, Sari Conditioner Jasmine, dan Sari Anti Frizz.

 

Ketahui Lebih Dalam Tentang Creambath

Kata creambath sudah tentu terdengar begitu akrab di telinga semua orang, khususnya wanita. Tapi belum tentu semua tahu betul mengenai creambath itu sendiri. Creambath adalah produk perawatan dengan kandungan nutrisi penting yang diperlukan oleh rambut. Biasanya formulanya dilengkapi dengan asam amino, vitamin B kompleks, biotin, kalsium, serta zat-zat lain yang bermanfaat untuk rambut. Agar menfaatnya lebih terasa, perawatan creambath selalu diikuti dengan pijatan pada kulit kepala.

Tujuan creambath sudah pasti adalah untuk memberikan nutrisi pada rambut, khususnya rambut yang telah dicat, mengalami proses penataan, dan terpapar sinar matahari. Dengan segala kebaikannya, creambath mampu melancarkan sirkulasi darah, mencegah kerontokan, dan mengurangi ketombe. Namun manfaat creambath tidak sama untuk setiap jenis rambut, semuanya kembali pada jenis dan kondisi rambut Anda.

Di bawah ini adalah bahan-bahan alami yang biasa ditemui pada creambath dan kegunaannya masing-masing:

  • Kolagen: membantu pertumbuhan rambut sekaligus memperkuat akarnya
  • Kopi putih: membantu pertumbuhan rambut, menguatkan akarnya, sekaligus mengurangi kerontokan
  • Ginseng: merawat akar rambut untuk mengurangi kerontokan serta mencegah timbulnya ketombe akibat kotoran dan bakteri
  • Strawberry: menyehatkan rambut serta mengurangi masalah kerontokan
  • Avocado: membantu pertumbuhan rambut dan memperkuat akarnya
  • Zinc pyrithione: antibakteri dan antijamur yang menyebabkan jamur penyebab ketombe
  • Menthol: menjaga pertumbuhan rambut dan melembabkannya
  • Kemiri: mendorong pertumbuhan rambut
  • Lidah buaya: membantu pertumbuhan rambut sekaligus mengurangi kerontokan
  • Teh hijau: mengurangi ketombe serta perlindungan dari pengaruh buruk sinar matahari
  • Serbuk mutiara: mengembalikan keratin rambut dan membuatnya bercahaya
  • Jeruk nipis: membantu pertumbuhan rambut serta mengurangi ketombe pada kulit kepala

Sudah temukan bahan yang tepat dalam creambath pilihan Anda? Saatnya melakukan perawatan creambath! Di salon, di rumah, di mana pun Anda melakukannya, pastikan Anda memenuhi langkah-langkah creambath di bawah ini:

  1. Cuci rambut terlebih dahulu dengan sampo yang sesuai dengan jenis rambut Anda. Pilih varian Sari Shampoo di sini.
  2. Bagi rambut menjadi bagian depan dan bagian belakang, lalu bagi lagi masing-masing bagian menjadi bagian kiri dan kanan.
  3. Aplikasikan krim pada setiap bagian rambut dari atas ke bawah.
  4. Setelah mengaplikasikan krim di semua bagian, berikan pijatan lembut selama 5-15 menit.
  5. Gabungkan semua bagian rambut dan bungkus dengan handuk hangat atau steamer. Biarkan selama 10-15 menit.
  6. Bilas rambut dengan air hangat. Gunakan hair tonic untuk mengakhiri perawatan.

Sekarang Anda sudah tahu lebih jauh tentang creambath dan cara melakukannya. Sudah dapatkan krim yang cocok untuk jenis rambut? Selamat mencoba!

10 Fakta tentang Hair Mask

Memperoleh rambut sehat dan indah memang bukan perkara mudah, semua orang memahaminya. Perawatan dasar seperti keramas dan penggunaan conditioner saja belum bisa dianggap cukup untuk mencapainya. Dibutuhkan usaha lebih dan produk perawatan yang tepat, belum lagi perlindungan dari pengaruh buruk penataan rambut, lingkungan sekitar, dan pewarnaan rambut. Beberapa orang memilih melengkapi perawatan rambutnya dengan hair mask atau masker rambut. Ingin tahu lebih jauh mengenai produk yang satu ini? Simak 10 fakta mengenai hair mask.

  1. Untuk hasil terbaik, gunakan sekali seminggu.

Jika Anda ingin rambut mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan, gunakan hair mask seminggu sekali. Walau pun rambut Anda tergolong sehat, bukan berarti Anda bebas absen dari perawatan yang satu ini. Ingat, semakin Anda memberi perhatian pada rambut, semakin baik hasilnya.

 

  1. Tidak semua hair mask

Sama seperti produk perawatan lainnya, hair mask juga hadir dalam jenis yang berbeda-beda. Perhatikan baik-baik pada kemasannya dan pelajari betul cara penggunaannya. Ada hair mask yang disarankan untuk dipakai sehari-hari, sedangkan beberapa hair mask yang lebih ‘berat’ lebih baik dipakai satu atau dua kali seminggu. Ketahui juga berapa lama Anda harus menggunakannya dalam sekali aplikasi.

 

  1. Hair mask bisa digunakan untuk rambut kering.

Ingin mengubah rambut kering Anda menjadi indah dan lembab? Aplikasikan hair mask pada rambut kering Anda dan biarkan selama 20 menit. Lakukan perawatan ini secara rutin. Coba: Sari Hair Mask Ginseng.

 

  1. Hair mask tidak harus dipakai seharian.

Malas menggunakan hair mask karena repot dan tidak punya waktu? Jangan salah. Anda tidak harus selalu menghabiskan berjam-jam untuk menggunakan hair mask. Jika Anda mengutamakan kepraktisan, gunakan hair mask selama 2 menit sambil Anda membersihkan badan di saat mandi.

 

  1. Tapi…Anda bisa menggunakan hair mask selama tidur.

Percaya atau tidak, Anda bisa memakai hair mask dan membiarkannya selama Anda tidur di malam hari, khususnya jika jenis rambut Anda kering. Cukup aplikasikan pada rambut (basah atau pun kering) lalu bungkus dengan shower cap atau silk scarf. Di pagi hari, bilas rambut Anda dan rasakan sendiri efeknya.

 

  1. Hasil berminyak = tidak baik

Merasa rambut Anda terlalu berminyak setelah menggunakan hair mask? Artinya produk yang Anda gunakan terlalu berat untuk rambut Anda. Saatnya mencari produk lain yang lebih tepat!

 

  1. Harus dilanjutkan dengan sampo dan conditioner

Ya, penggunaan hair mask harus tetap diikuti dengan keramas dan pemakaian conditioner. Jika tidak, sisa-sisa produk hair mask yang kamu pakai akan tetap tinggal di rambut Anda dan malah jadi kotoran yang membuat rambut rusak.

 

  1. Anda juga bisa buat hair mask sendiri

Ada begitu banyak resep hair mask alami yang bisa Anda buat sendiri di rumah. Bahan-bahannya pun bisa ditemukan dengan mudah di sekitar kita. Ingin yang lebih praktis? Lihat varian hair mask dari Sari di sini. Khasiatnya tidak kalah dengan hair mask alami.

 

  1. Gunakan sisir saat memakai hair mask.

Jangan sampai hair mask yang Anda gunakan tidak menyebar merata. Siasati dengan sisir bergigi jarang saat mengaplikasikan hair mask. Pastikan Anda mencapai setiap helai rambut hingga ujungnya.

 

  1. Fokuskan pada ujung rambut.

Seperti yang pernah dijelaskan di artikel 7 Langkah Keramas yang Tepat, ujung rambut adalah bagian paling rapuh dan rentan rusak. Maka berikan perhatian lebih pada saat mengaplikasikan hair mask pada ujung rambut. Karena bagian ini membutuhkan perhatian lebih dari Anda.

 

10 Fakta Tentang Conditioner

Jika Anda sudah membaca artikel kami mengenai 10 Fakta Tentang Hair Mask, ini saatnya untuk mengetahui fakta mengenai produk perawatan rambut lainnya: conditioner. Mungkin beberapa dari fakta di bawah ini sudah Anda ketahui sebelumnya, tapi baca terus untuk mengetahui fakta lain dan tips yang pastinya membantu Anda untuk memperoleh rambut yang lebih sehat, bercahaya, dan cantik.

  1. Conditioner tanpa bilas baik digunakan sebelum penataan

Salah satu jenis conditioner adalah conditioner tanpa bilas. Jenis yang satu ini paling tepat Anda gunakan sebelum melakukan penataan rambut sehingga proses penataan lebih mudah dan hasilnya bertahan lebih lama.

 

  1. Conditioner padat untuk rambut ‘nakal’

Nah, jenis conditioner yang satu ini bisa jadi andalan untuk mengatur rambut-rambut halus yang ‘nakal’. Tepat sekali digunakan di saat Anda menginginkan tatanan rambut yang super rapi.

 

  1. Mengurangi kering akibat udara dingin

Rambut akan cenderung lebih kering di udara dingin. Penggunaan conditioner yang rutin akan membantu mengurangi efek cuaca yang tidak menyenangkan ini.

 

  1. Dapat digunakan dengan urutan terbalik

Siapa bilang conditioner hanya bisa digunakan setelah keramas? Untuk Anda yang tidak menyukai efek ‘berat’ yang diberikan conditioner, lakukan pemakaian sebelum keramas sehingga sisa-sisa conditioner bisa terangkat seluruhnya setelah keramas.

 

  1. Tidak keramas? Tetap gunakan conditioner!

Beberapa orang tidak menyukai mencuci rambut terlalu sering karena menjadikan rambut mereka kering. Jika Anda salah satunya, pastikan Anda tetap menggunakan conditioner walaupun Anda tidak keramas. Tanpa conditioner, rambut beresiko kering dan mudah kusut. Pilih produk seperti Sari Conditioner Milky Mutiara untuk rambut kering, kasar, dan sulit diatur.

 

  1. Perhatikan tekstur rambut sebelum pilih conditioner

Caranya paling baik untuk memilih conditioner adalah dengan mempertimbangkan tekstur rambut. Untuk yang berambut tipis, pilih conditioner yang memberi volume atau yang membantu pertumbuhan rambut seperti Sari Conditioner Lidah Buaya. Sedangkan untuk rambut tebal yang berminyak, pilih Sari Conditioner Strawberry.

 

  1. Hindari akar rambut

Saat memakai conditioner, paling penting untuk menghindari bagian kulit kepala. Aplikasikan mulai dari ujung rambut dan usapkan hingga bagian tengah. Ini adalah cara terbaik untuk melembabkan rambut Anda.

 

  1. Mempertahankan warna rambut

Ingin mempertahankan warna cat rambut Anda? Pemakaian conditioner membantu Anda mempertahankan warna rambut yang biasanya terkikis setiap habis keramas.

 

  1. Silikon dalam conditioner? No.

Tujuan utama pemakaian conditioner adalah untuk memberikan nutrisi penuh pada rambut dan membuatnya bercahaya.  Dengan adanya silicon dalam conditioner, tujuan utama ini tidak biasa dicapai.

 

  1. Tidak perlu berganti-ganti conditioner

Ada yang bilang penggunaan conditioner yang sama dalam jangka waktu yang panjang dapat mengurangi keefektifannya. Jangan percayai mitos ini. Fokuskan perhatian Anda pada pemilihan conditioner yang tepat untuk rambut Anda dan sampo yang bisa membersihkan sisa-sisa conditioner dengan baik.

7 Langkah Keramas yang Tepat

Keramas, yang sudah jadi rutinitas sehari-hari, biasanya dianggap sebagai hal yang mudah dan tidak perlu teknik macam-macam. Padahal cara keramas yang salah dan dilakukan berulang-ulang bukannya menjadikan rambut sehat tetapi justru merusak keindahan alaminya tanpa Anda sadari. Temukan 7 langkah di bawah ini dan ubah cara keramasmu mulai sekarang!

  1. Basahi dengan air hangat

Apa gunanya membasahi rambut dengan air hangat? Air hangat akan membuka kutikula rambut sehingga sampo yang Anda gunakan mampu bekerja lebih efektif saat mengangkat kotoran dan produk yang terperangkap pada rambut. Selain itu, penyerapan nutrisi dari conditioner menjadi lebih mudah karena terbukanya kutikula.

 

  1. Rambut panjang? Gunakan kondisioner di awal

Ujung rambut biasanya lebih rapuh serta mudah mengalami kering dan kerusakan. Untuk melindunginya, gunakan sedikit conditioner pada ujung rambut dan bilas dengan lembut sebelum menggunakan sampo. Teknik ini akan membuat ujung rambut lebih sehat dan mengisi kutikula rambut dengan kelembaban. Buktikan dan lihat bagaimana rambut Anda menjadi lebih halus dan bersinar.

 

  1. Mulai dari kulit kepala

Cara terbaik untuk keramas adalah dengan memulai dari kulit kepala lalu ke ujung rambut. Semakin dekat dengan kulit kepala, rambut semakin muda dan memiliki lebih banyak minyak. Sedangkan ujung rambut berumur lebih tua dan biasanya paling kering serta rapuh.

 

  1. Lakukan dengan lembut

Selalu mulai dari akar rambut. Berikan tekanan sedang secara vertical untuk melancarkan aliran darah dan menstimulasi pertumbuhan rambut. Gerakan memutar sangat tidak disarankan karena membuat rambut kusut. Lanjutkan dengan meratakan busa hingga ujung rambut dengan gerakan mengusap.

 

  1. Lakukan 1x saja

Mencuci rambut cukup satu kali saja. Kecuali rambut Anda sangat kotor dan satu kali mencuci belum cukup membersihkannya.

 

  1. Gunakan conditioner dari tengah hingga ujung rambut

Sebelum menggunakan conditioner, remas rambut hingga kadar kebasahannya berkurang. Setelah menggunakan conditioner, jepit rambut Anda ke atas dan lanjutkan mandi. Biarkan beberapa saat sebelum Anda membilasnya di saat-saat terakhir. Pastikan Anda tidak menggunakan conditioner di kulit kepala karena di sana lah minyak alami rambut berada.

 

  1. Bilas dengan air dingin

Bekerja berlawanan dengan air hangat, air dingin akan menutup kutikula rambut dan menjadikan rambut bercahaya.

 

Tips lainnya:

  • Seberapa sering Anda disarankan untuk keramas bergantung pada jenis rambut Anda. Jika Anda memiliki rambut berminyak, keramaslah sehari sekali. Untuk rambut kering, Anda disarankan untuk keramas sekali dalam dua hari.
  • Gunakan sampo yang sesuai dengan jenis rambut. Jika rambut Anda kering, gunakan Sari Shampoo Jasmine. Untuk rambut berminyak, gunakan Sari Shampoo Strawberry yang mengurangi kelebihan minyak. Atau temukan pilihan Sari Shampoo yang sesuai dengan jenis rambut dan kebutuhan Anda.